Archives

Powered by CMS Forex
free counters

26-4-2017

Salam Winner,

IHSG ditutup pada level 5680.796, naik +16.321 points (+0.29%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 6.7 Trilyuns dimana asing NET BUY sebesar 1.5 Trilyuns Rupiah. -

Berikut Market detailnya :

Sektor-sektor yang naik dan turun :

50 Saham top value :

Saham-saham Kompas 100 yang naik dan turun :

Saham-saham yang asing net buy :

Saham-saham yang asing net sell :

Berikut tabel entry, stop dan target harga :
Keterangan :
Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

Tips trading buat hari ini Rabu, tanggal 26 April 2017 :
Mohon maaf para pembaca, penulis hari ini sakit, jadi tidak bisa melanjutkan tips trading. terima kasih

    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Hari ini IHSG berpeluang menciptakan level tertinggi baru menembus 5680 :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5664.475, naik +69.169 points (+1.24%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.6 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 312 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini Selasa, tanggal 25 April 2017 :

    1. IHSG mencapai level tertinggi pada tanggal 6 April 2017 pada level 5680, dan setelah terkoreksi selama 8 hari kerja berturut-turut, kemarin IHSG naik kembali dan ditutup pada level 5664, berarti 16 point lagi IHSG akan membuat level tertinggi kembali.
    2. Walaupun IHSG saat ini menuju level tertinggi baru, namun bagi trader pemula tentunya tidak akan mudah trading saat ini, karena saham-saham yang naik adalah saham-saham super blue chips seperti ASII, TLKM, BBCA, UNVR, dlsb.Jumat kemarin TLKM ditutup dengan kenaikan 7.5% dan ASII naik 6.7%, padahal saham-saham seperti itu jarang sekali naik sebesar itu, apalagi ASII menembus level tertinggi sepanjang waktu.
    3. Situasi Pilkada DKI sudah lewat, sehingga suhu politik akan mulai mereda, siapun yang menjadi Pemenangnya tidak akan membuat Jakarta atau Indonesia menjadi Ambruk, so IHSG akan berpeluang break new high all time. 
    4. Saat ini marilah kita fokus kepada Laporan Keuangan Q-1 Tahun 2017, ini yang lebih menarik tentunya.
    5. Pembahasan akan dilanjut untuk edisi besok. Terima kasih.

    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    21-4-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5595.306, turun -11.211 points (-0.20%), dengan total value transaksi pada market reguler sebesar  5 triyluns dimana asong net buy sebesar 394 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    20-4-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5606.517, naik +29.030 points 0.52%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 5.3 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 470 Milyards Rupiah

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    18-4-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5577.487, turun -39.058 points (-0.70%), dengan total value transaksi pada market reguler sebesar 3.6 trilyuns dimana asing net buy sebesar 29 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    15-04-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5616.545, turun -27.610 points (-0.49%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 4.5 GTrilyuns dimana asing net sell sebesar 161 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    13-4-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5644.155, naik +16.222 points (+0.29%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar  5 trilyuns, dimana asing net buy sebesar 127 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    6-4-2017

    Pengumuman :
    Berhubung Penulis akan melakukan perjalanan ke Luar Negeri, maka Blog anggun tader akan cuti dulu sampai dengan tgl 12 April 2017. dan pada tanggal 13 April maka blog angguntrader ini akan up date lagi seperti biasa.
    Mohon maklum dan terima kasih.

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5676.980, naik +25.157 points (+0.45%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 6.4 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 590 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    5-4-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5651.823, naik +47.610 points (+0.80%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 6.2 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 637milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    4-4-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5606.789, naik +38.683 point (+0.69%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.7 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 493 Milyards Rupiah

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    3-4-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5568.106, turun -24.846 points (-0.44%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.7 Triyuns, dimana asing net sell sebesar 315 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    31-3-17

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5592.952 points , naik +0.442 points (+0.01%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 6.1 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 56 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    30-3-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5592.510, naik +51.308 points (+0.93%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 6.1 Trilyuns dimana asing NET BUY sebesar 733 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    29-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5541.202, turun -25..932 points (-0.47%), dengan total value transaksi pada market reguler sebesar 4.4 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 221 Milyards Rupiah.-

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    27-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5567.134, naik +3.375 points (+0.06%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 4.6 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 328 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    24-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5563.759, naik +29.666 (+0.54%), dengan total value transaksi pada market reguler sebesar 5.8 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 859 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    23-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5534.093, turun -9.000 points (-0.16%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 6.8 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 33 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    22-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5543.093, naik +9.101 points (+0.16%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.6 trilyuns dimana asing net buy sebesar 619 Milyards Rupiah

    Berikut Market detailnya :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    21-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5533.992, turun -6.440 points (-0.12%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5 trilyuns dimana asing net buy sebesar 534 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya :

    Saham-saham yang asing net buy :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    20-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5540.432, naik +22.191 points (+ 0.40%) dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 10.2 Trilyuns, dimana asing NET BUY sebesar 2.4 Trilyuns Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    100 Saham kompas-100 yang naik/turun :

    Saham-saham yang asing net buy :

    50 saham TOP VALUE :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    The Fed naikkan suku bunga, IHSG lari kencang :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5518.241,naik +85.860 points (+ 1.58%)dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 6.7 Trilyuns, dimana asing NET BUY sebesar 1.8 Trilyuns Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    100 Saham kompas-100 yang naik/turun :

    Saham-saham yang asing net buy :

    Saham-saham yang asing net sell :

    50 saham TOP VALUE :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.
    Tips trading buat hari ini, Jumat tanggal 17 Maret 2017 :
    1. Pada tanggal 15 April malam, The Fed menaikan suku bunga, biasanya IHSG dan saham-saham diberbagai belahan dunia langsung turun, kali ini malah direpon dengan naiknya IHSG sebesar 1.5%.
    2. Bahkan asing melakukan NET BUY sebesar 1.8 Trilyuns, market benar-benar luar biasa.
    3. Namun saham-saham yang diborong oleh asing adalah sahm-saham BLUE CHIPS BESAR, yaitu saham BBRI, BBCA, ASII, TLKM, BMRI, BBNI, UNTR, UNVR, INDF, GGRM, ICBP.
    4. So IHSG kembali pada level 5500an seperti pada bulan APRIL 2016, atau kurang lebih setahun yang lalu.dan target IHSG berikutnya adalah 6000.
    5. Biasanya saham-saham kecil akan ramai setelah saham-saham besar lari kencang beberapa hari lagi.

    Happy trading and always dicipline…

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    16-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5432.381, naik +0.796 point (+0.01%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 4.3 trilyuns, dimana asing net buy sebesar 219 Milyards Rupiah. -

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    15-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5431.585, naik +22.213 points 0.41%),), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 4.79 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 314 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    14-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5409.372 points (+0.35%), dengan toal value transaksi pada Market reguler sebesar 3.8 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 395 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    12-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5390.677, turun -11.709points (-0.22%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 3.9 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 9 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Market menanti pengumuman The Fed minggu depan.

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5402.386, naik 8.622 points (+0.16%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 4.0 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 174 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    EXCL :

    CPIN :

    KREN :

    Tips trading buat Hari Jumat tanggal 10-03-2017 :

    1. IHSG nampak sulit menembus level 5400, sebaiknya hati-hati.
    2. Alasannya karena minggu depan The Fed akan mengumumkan suku bunga, apakah tetap atau naik.
    3. Jika naik, maka Dollar USD akan naik, dan Bursa didunia akan turun kembali sebagai dampaknya, termasuk IHSG.
    4. Peluangnya besar kemungkinan The Fed menaikan suku bunga.

    Happy trading and always dicipline..

    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    09-03-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5393.764, turun -8.851 points (-016%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 4.3 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 162 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.
    *Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15*
    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • AKRA Rp1.01t vs Rp1.03t
    • ADMF Rp1.01t vs Rp665m
    • ANTM Rp64.8m vs -Rp1.44t
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • BJBR Rp1.15t vs Rp1.38t
    • BDMN Rp2.67t vs Rp2.39t
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • GEMS $34.4jt vs $2.02jt
    • HERO Rp120m vs -Rp144m
    • HMSP Rp12.8t vs Rp10.4t
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • JPFA Rp2.06t vs Rp468m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPKR Rp882m vs Rp535m
    • LSIP Rp594m vs Rp623m
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PLIN Rp713m vs Rp272m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PSAB $19.2jt vs $22.7jt
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • SAME Rp14.8m vs Rp56.6m
    • SIMP Rp538m vs Rp264m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TLKM Rp19.3t vs Rp15.5t
    • TINS Rp252m vs Rp101m
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WOMF Rp60.3m vs Rp15.7m
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m
    *(Source : Khrisna/Yj)*
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    8-3-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5402.615, turun -7.202 points (-0.13%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.6 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 41 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    7-3-17

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5409.817, naik +18.602 points (+0.35%), dengan total value transaksi pada Market Reguler 5.6 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 639 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    6-3-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5391.215, turun -17.039 points (-032%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.99 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 83 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    IHSG akhirnya tembus diatas level 5400, sanggupkah bertahan ?

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5408.254, naik +45.198 points 0.84%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.99 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 535 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    IHSG belum mampu tembus level 5400 :

    Salam Winner,

    Sehubungan dengan kesibukannya Penulis akhir-akhir ini, maka blog angguntrader lebih disederhanakan lagi, hanya memuat tabel saham saja.

    Saat ini sudah banyak sekali situs-situs yang mengulas tentang saham baik secara FA maupun TA, baik yang gratis ataupun yang berbayar.
    Disamping itu pula sudah banyak group, baik berupa WA group ataupun telegram sebagai komunitas saham,.

    Untuk itu Penulis dalam seminggu akan menulis 1 atau 2 artikel tentang cara trading, baik secara Tehnical ataupun money management, mind set, psikologis trading dan bandarmologi sehingga saling melengkapi dengan rekan-rekan yang lain.

    Harapan saya tentu saja untuk memajukan Pemahaman tentang Saham di Bursa Efek Indonesia pada khususnya, dan ikut mencerdaskan putra-putri Bangsa indonesia pada Umumnya.

    Demikian, mohon maaf dan agar menjadi maklum.

    IHSG ditutup pada level 5363.056, turun -23.636 points (-0.44%), dengan total value transaksi pada market reguler sebesar 5.6 Trilyuns, dimana asing net sell sebesar 374 Milyards Rupiah. -

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading hari ini 2-3-2017 :

    1. PPRO menguji level 300, kalau tidak tembus dibawah 300 mempunyai potensi rebound kembali.
    2. TRAM menguji level 100, kalau tidak tembus dibawah 100 mempunyai potensi rebound kembali.
    3. ELTY mulai padam di harga 50.
    4. BUMI : Hati-hati jika turun daru level 300, berpeluang menguji level 275-263.
    5. IHSG masih belum mampu menembus level 5400, maka dia balik arah dulu menguji level 5330.

    Happy trading and always dicipline…

    Artikel Money Management :

    Cut Your Loss quictly and let the profit run” :

    Seorang trader sudah menjadi gejala umum kalau kita memegang beberapa macam saham dalam hal bertrading.
    Misal ada yang pegang 5 macam saham bahkan ada juga yang memegang lebih dari 10 macam saham.
    Semakin banyak pegang saham dalam tujuan untuk trading, semakin ANda akan susah mengelola portofolio Anda,
    Oleh karena itu saya sarankan paling ideal adalah pegang saham 5 s/d 9 macam saham saja.
    Apalagi jika Anda type seorang scalper, maka paling banyak adalah 2-3 saham saja.

    Tentunya harapan kita memegang saham yang lebih dari 1 macam karena tertarik saham itu untuk naik dan memberikan keuntungan yang lebih banyak.
    Namun sering terjadi, bahwa harapan itu terbalik dengan kenyataan, dimana saham yang kita beli justru turun dan menjadi rugi.
    Maka inilah alasan saya kenapa jangan memegang saham terlalu banyak, maka akan pusing sendiri.

    Nah pertanyaannya adalah bagaimana mengelola portofolio Anda jika saham yang anda pegang sebagian ada yang untung dan sebagian lagi ada yang rugi?
    Sering kali terjadi adalah banyak Trader yang mengambil keputusan untuk menjual saham yang telah untung dan menahan saham yang masih rugi, apalagi dalam kondisi market berdarah-darah.

    Alasannya adalah :
    1. Saham yang masih untung untuk mengganti kerugian saham yang masih rugi.
    2. Uang hasil penjualan dari saham yang untung untuk mengaverage down saham yang rugi.

    Nah tindakan MENJUAL SAHAM YANG UNTUNG dan MENGAVERAGE DOWN saham yang rugi adalah tindakan yang SANGAT SALAH, karena :
    1. Saham yang turun besar kemungkinan akan melanjutkan penurunannya.
    2. Saham yang naik besar kemungkinan akan melanjutkan kenaikannya.
    3. Saham naik ataupun turun punya alasannya masing-masing.
    4. Saham yang naik pada umumnya mempunyai trend naik, sedangkan saham yang turun mempunyai trend yang turun.
    5. Jangan membeli saham yang mempunyai Trend yang turun, apalagi mengaverage down.

    Oleh karena itu, jika posisi saham kita ada yang rugi dan ada yang untung, maka ketika IHSG sedang terkoreksi,maka cara yang paling tepat adalah JUAL SAHAM ANDA YANG RUGI, dan belikan kepada saham anda YANG UNTUNG.

    Dengan demikian maka manfaat yang Anda peroleh :
    1. Anda telah menstop kerugian.
    2. Anda mengalihkan saham yang bertrend turun kepada saham yang bertrend naik.
    3. Kerugian Anda akan cepat terganti dengan penggantian posisi tsb.

    Apalagi dalam keadaan Market berdarah-darah, justru strategi menjual saham yang rugi dan mengalihkan kepada saham yang untung adalah strategi untuk menukarkan saham Anda dari saham yang bertrend turun dengan saham yang bertrend naik.

    Kesimpulan artikel ini adalah Juallah segera saham Rugi anda segera dan biarkan saham untung anda untuk tetap naik.

    Artikel ini dapat dipakai untuk segala bisnis, seperti misalnya bisnis property, maka jualan property anda yang tidak laku dan pertahankan dulu property anda yang laku keras, karena property yang tidak laku pasti lebih susah naik dibandingkan dengan property yang laku keras.

    Demikian juga terhadap pedagang batu mulia, pedagang baju, pedagang elektronic  dlsb.

    Semoga tulisan/artikel ini membantu dan bermanfaat kepada para Trader Pemula, dan nantikan artikel selanjutnya di blog angguntrader.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    “Cut Your Loss quictly and let the profit run” :

    Salam Winner,

    Sehubungan dengan kesibukannya Penulis akhir-akhir ini, maka blog angguntrader lebih disederhanakan lagi, hanya memuat tabel saham saja.

    Saat ini sudah banyak sekali situs-situs yang mengulas tentang saham baik secara FA maupun TA, baik yang gratis ataupun yang berbayar.
    Disamping itu pula sudah banyak group, baik berupa WA group ataupun telegram sebagai komunitas saham,.

    Untuk itu Penulis dalam seminggu akan menulis 1 atau 2 artikel tentang cara trading, baik secara Tehnical ataupun money management, mind set, psikologis trading dan bandarmologi sehingga saling melengkapi dengan rekan-rekan yang lain.

    Harapan saya tentu saja untuk memajukan Pemahaman tentang Saham di Bursa Efek Indonesia pada khususnya, dan ikut mencerdaskan putra-putri Bangsa indonesia pada Umumnya.

    Demikian, mohon maaf dan agar menjadi maklum.

    IHSG ditutup pada level 5386.692, naik 3.818 points (-0.07%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 5.7 Trilyuns dimana asing net sell sebesar 42 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.
     

    Artikel Money Management :

    Cut Your Loss quictly and let the profit run” :

    Seorang trader sudah menjadi gejala umum kalau kita memegang beberapa macam saham dalam hal bertrading.
    Misal ada yang pegang 5 macam saham bahkan ada juga yang memegang lebih dari 10 macam saham.
    Semakin banyak pegang saham dalam tujuan untuk trading, semakin ANda akan susah mengelola portofolio Anda,
    Oleh karena itu saya sarankan paling ideal adalah pegang saham 5 s/d 9 macam saham saja.
    Apalagi jika Anda type seorang scalper, maka paling banyak adalah 2-3 saham saja.

    Tentunya harapan kita memegang saham yang lebih dari 1 macam karena tertarik saham itu untuk naik dan memberikan keuntungan yang lebih banyak.
    Namun sering terjadi, bahwa harapan itu terbalik dengan kenyataan, dimana saham yang kita beli justru turun dan menjadi rugi.
    Maka inilah alasan saya kenapa jangan memegang saham terlalu banyak, maka akan pusing sendiri.

    Nah pertanyaannya adalah bagaimana mengelola portofolio Anda jika saham yang anda pegang sebagian ada yang untung dan sebagian lagi ada yang rugi?
    Sering kali terjadi adalah banyak Trader yang mengambil keputusan untuk menjual saham yang telah untung dan menahan saham yang masih rugi, apalagi dalam kondisi market berdarah-darah.

    Alasannya adalah :
    1. Saham yang masih untung untuk mengganti kerugian saham yang masih rugi.
    2. Uang hasil penjualan dari saham yang untung untuk mengaverage down saham yang rugi.

    Nah tindakan MENJUAL SAHAM YANG UNTUNG dan MENGAVERAGE DOWN saham yang rugi adalah tindakan yang SANGAT SALAH, karena :
    1. Saham yang turun besar kemungkinan akan melanjutkan penurunannya.
    2. Saham yang naik besar kemungkinan akan melanjutkan kenaikannya.
    3. Saham naik ataupun turun punya alasannya masing-masing.
    4. Saham yang naik pada umumnya mempunyai trend naik, sedangkan saham yang turun mempunyai trend yang turun.
    5. Jangan membeli saham yang mempunyai Trend yang turun, apalagi mengaverage down.

    Oleh karena itu, jika posisi saham kita ada yang rugi dan ada yang untung, maka ketika IHSG sedang terkoreksi,maka cara yang paling tepat adalah JUAL SAHAM ANDA YANG RUGI, dan belikan kepada saham anda YANG UNTUNG.

    Dengan demikian maka manfaat yang Anda peroleh :
    1. Anda telah menstop kerugian.
    2. Anda mengalihkan saham yang bertrend turun kepada saham yang bertrend naik.
    3. Kerugian Anda akan cepat terganti dengan penggantian posisi tsb.

    Apalagi dalam keadaan Market berdarah-darah, justru strategi menjual saham yang rugi dan mengalihkan kepada saham yang untung adalah strategi untuk menukarkan saham Anda dari saham yang bertrend turun dengan saham yang bertrend naik.

    Kesimpulan artikel ini adalah Juallah segera saham Rugi anda segera dan biarkan saham untung anda untuk tetap naik.

    Artikel ini dapat dipakai untuk segala bisnis, seperti misalnya bisnis property, maka jualan property anda yang tidak laku dan pertahankan dulu property anda yang laku keras, karena property yang tidak laku pasti lebih susah naik dibandingkan dengan property yang laku keras.

    Demikian juga terhadap pedagang batu mulia, pedagang baju, pedagang elektronic  dlsb.

    Semoga tulisan/artikel ini membantu dan bermanfaat kepada para Trader Pemula, dan nantikan artikel selanjutnya di blog angguntrader.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • AALI Rp2.01t vs Rp619m
    • ACST Rp68.3m vs Rp41.9m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ASGR Rp255m vs Rp265m
    • ASII Rp15.15t vs Rp14.46t
    • AUTO Rp418m vs Rp318m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BOLT Rp108m vs Rp97.7m
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m
    • INCO $1.9jt vs $50.5jt
    • ITMG $130.7jt vs $63.1jt
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • LPCK Rp539m vs Rp910m
    • LPPF Rp2.02t vs Rp1.78t
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • NIKL $2.52jt vs -$6.01jt
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • SDRA Rp309m vs Rp265m
    • SILO Rp85.9m vs Rp70.4m
    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • TOWR Rp3.04t vs Rp2.96t
    • TURI Rp552m vs Rp291m
    • UNTR Rp5.00t vs Rp3.85t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    28-2-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 53

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.
                            Poultry Sector – Another solid results expected despite the noise
    By: CIPTADANA (KI)

    POULTRY SECTOR
    Another solid results expected despite the noise

    Expecting better performance in the FY16

    We expect JPFA, CPIN and MAIN to book stronger revenue in 4Q16 on seasonality effect, as it usually booked higher revenue during the Christmas-Year End festive, which boost the overall revenue for the FY16. Additionally, based on latest data (Arboge.com) we see that DOC prices have been increased by 18.8% YoY from Rp3,960.25 in FY15 to Rp4,702.66 in FY16. We also expect to see a bigger number on the bottom line, contributed mostly by higher forex gains as relatively stronger Rupiah  benefited its dollar debts in FY16.

    Impact from government action to enter poultry industry is limited…

    PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) and PT Berdikari have signed an agreement to take part in the livestock industry, especially in cattle and chicken breeding, as well as the animal feed industry. These SOEs have big mission to develop the business and ensure the availability of protein resources from animals for the people. Despite the above issue, we believe that these SOEs will support the government’s program to boost protein consumption. However, we also believe three big poultry companies (CPIN, JPFA and MAIN) have a strong brand to maintain their market leader position in this field.

    What sends CPIN’s, JPFA’s and MAIN’s shares plunging?

    Recently, these big poultry companies CPIN, JPFA and MAIN have seen their share price down by 10.49%, 10.82% and 5.30% in the last few days. We don’t see any major news could hurt their share price. Despite the recent noise in the poultry sector such as government interventions (corn import banned and DOC price capping), we do not see any significant risks that would harm the big three players (CPIN, JPFA and MAIN). Besides, the DOC segment only contributes less than 20% of their total revenue. Most of their revenue is mainly dominated by the feed segment, which has shown resilient and stable operating margin performance over time.

    Buy JPFA on cheapest valuation

    Japfa Comfeed (JPFA) remain our top pick in the poultry sector, as its valuation looks attractive (still the cheapest), trading at PER 17F of 9.35x vs CPIN’s 16.43x and MAIN’s 16.07x.

    Overall, we have Buy rating for JPFA with TP of Rp2,500 (+42.4% upside potential), CPIN with TP of Rp4,200 (+28.4% upside potential) and MAIN with TP of Rp1,820 (+47.3% upside potential).

    We see several positive catalysts for the sector which could come from higher protein consumption growth, stronger rupiah, and softer raw material prices.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m audited
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • WIKA Rp940m vs Rp625m*
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m

    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    Tanda Merah = Turun, Tanda Biru = Naik excellent.
    * Unaudited

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    27-2-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5385.906, naik 13.158 points (+0.24%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.2 Trilyuns dimana asing net 277 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.
                            Poultry Sector – Another solid results expected despite the noise
    By: CIPTADANA (KI)

    POULTRY SECTOR
    Another solid results expected despite the noise

    Expecting better performance in the FY16

    We expect JPFA, CPIN and MAIN to book stronger revenue in 4Q16 on seasonality effect, as it usually booked higher revenue during the Christmas-Year End festive, which boost the overall revenue for the FY16. Additionally, based on latest data (Arboge.com) we see that DOC prices have been increased by 18.8% YoY from Rp3,960.25 in FY15 to Rp4,702.66 in FY16. We also expect to see a bigger number on the bottom line, contributed mostly by higher forex gains as relatively stronger Rupiah  benefited its dollar debts in FY16.

    Impact from government action to enter poultry industry is limited…

    PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) and PT Berdikari have signed an agreement to take part in the livestock industry, especially in cattle and chicken breeding, as well as the animal feed industry. These SOEs have big mission to develop the business and ensure the availability of protein resources from animals for the people. Despite the above issue, we believe that these SOEs will support the government’s program to boost protein consumption. However, we also believe three big poultry companies (CPIN, JPFA and MAIN) have a strong brand to maintain their market leader position in this field.

    What sends CPIN’s, JPFA’s and MAIN’s shares plunging?

    Recently, these big poultry companies CPIN, JPFA and MAIN have seen their share price down by 10.49%, 10.82% and 5.30% in the last few days. We don’t see any major news could hurt their share price. Despite the recent noise in the poultry sector such as government interventions (corn import banned and DOC price capping), we do not see any significant risks that would harm the big three players (CPIN, JPFA and MAIN). Besides, the DOC segment only contributes less than 20% of their total revenue. Most of their revenue is mainly dominated by the feed segment, which has shown resilient and stable operating margin performance over time.

    Buy JPFA on cheapest valuation

    Japfa Comfeed (JPFA) remain our top pick in the poultry sector, as its valuation looks attractive (still the cheapest), trading at PER 17F of 9.35x vs CPIN’s 16.43x and MAIN’s 16.07x.

    Overall, we have Buy rating for JPFA with TP of Rp2,500 (+42.4% upside potential), CPIN with TP of Rp4,200 (+28.4% upside potential) and MAIN with TP of Rp1,820 (+47.3% upside potential).

    We see several positive catalysts for the sector which could come from higher protein consumption growth, stronger rupiah, and softer raw material prices.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m audited
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • WIKA Rp940m vs Rp625m*
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m

    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    Tanda Merah = Turun, Tanda Biru = Naik excellent.
    * Unaudited

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    24-02-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5372.748, naik +14.065 points (+0.26%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 6.3 Tilruns dimana asing net SELL sebesar 227 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini tanggal 24 February 2017 :

    1. Saham BUMI termasuk saham-saham group bakrie tidak seliar kemarin, tetapi tetap hindari saham UNSP dan ENRG, saham yang masih ragu2 adalah ELTY.
    2. Saham BUMI sekarang simple saja, beli dekat harga 300 dan jual ketika harga dekat harga 400.
    3. Saham poultry terutama CPIN dan JPFA turun banyak dalam 2 hari terakhir ini, kemungkinan apakah paloran full yearnya akan jelek? saya sendiri juga tidak tahu.
    4. Saham PGAS, BBNI boleh diperhatikan.
    5. Saham kecilnya adalah MCOR dan AGRO.
    6. Buat yang mau sabar koleksi pelan-pelan saham kontruksi tertutama WIKA, WSBP.

    Happy trading and always dicipline..

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m audited
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • WIKA Rp940m vs Rp625m*
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m

    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    Tanda Merah = Turun, Tanda Biru = Naik excellent.
    * Unaudited

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Setelah adanya Penjelasan dari Dileep, maka saham BUMI dkk naik kencang kembali, kecuali saham UNSP dan ENRG :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5358.683, naik +17.693 (+ 0.33%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.9 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 138 Milyards Rupiah.

    U.S. equities closed mixed Wednesday after minutes from the Federal Reserve’s previous meeting hinted that a rate hike coming “fairly soon.”

    Dow……..20776    +32.6      +0.16%
    Nasdaq…5861      -5.3          -0.09%
    S&P 500..2363      -2.6          -0.11%

    FTSE……..7302     +27.4      +0.38%
    DAX…….11999      +31.1      +0.26%
    CAC………4896      +7.1        +0.15%

    Nikkei…19380         -1.6        -0.01% 
    HSI……..24202        +182.5   -0.76%
    Shanghai.3253       +129.0   +1.24%
    ST Times.3122       +28         +0.91%

    Indo10Yr.7.8120    +0.018   +0.23%
    INDOBex213.6826+0.0518 +0.02%
    US10Yr…..2.42        -0.01       -0.37%

    VIX………..11.74     +0.17       +1.47%

    USDIndx ..101.330     -0.13      -0.13%
    Como Indx191.2274  -0.8228 -0.43%
    (Core Commodity CRB
    DJUSCL….42.19         +0.02    +0.05%

    (Dow Jones US Coal Index)
    IndoCDS…126.195    -4.365    -3.34%         (5-yr INOCD5)

    IDR………..13368     -4          -0.03%
    Jisdor…….13356    -14        -0.10%
    IDR Fut…..13343     -7          -0.05%*

    Euro………1.0556  +0.002   +0.19%

    TLKM……..28.99  +0.14   +0.49%
    (Rp 3872)
    EIDO………24.62    -0.01     -0.04%
    EEM………38.93    +0.12    +0.31%

    Oil………….53.77     -0.29    -0.55%    
    Gold ……..1239.00+2.30   +0.19%
    Timah…..19262.5  -510.0  -2.58%*!!
    Nickel……10732.5 -100.0  -0.92%*

    Coal price…79.75   -0.40    -0.50%        
    (Feb/Newcastle)
    Coal price….84.00  -0.95    -1.12%
    (Mar/Newcastle)
    Coal price….82.10  -0.10    -0.12%   
    (Feb/Rotterdam)
    Coal price….80.00  -0.10    -0.12%
    (Mar/ Rotterdam)

    CPO…………2827      -45       -1.59%
    (Source: bursamalaysia.com)             
    Corn………..378.25  +1.75   +0.46%
    SoybeanOil 33.00   +0.05   +0.15%
    Wheat……..456.00  +6.25   +1.39%

    *  source : Investing

    (DE/ls 23-02-17)

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini tanggal 23 February 2017 :

    1. Seperti yang saya bilang kemarin, apabila saham Bakrie tehnical rebound, maka keuntungannya luar biasa, bayangkan saja harga BUMI dari terendah 262 dan kemudian naik hingga 372, artinya naik 110, atau sekitar 41.9%, tentu saja sangat susah bisa tepat mendapatan gain sebesar itu, tetapi kita disount deh, dapat 10% tentunya mudah sekali, bagi seorang scalper.
    2. Adanya Penjelasan dari Dileep bahwa BUMI dan DEWA tidak akan mengadakan Reverse Stock, sehingga saham-saham lainnya semua naik, kecuali saham ENRG dan UNSP.
    3. So yang mau bermain saham bakrie jangan dulu melirik saham UNSP dan ENRG, tukarkan saham anda tsb, kepada saham yang lainnya, tentu ini akan mengurangi kerugian anda.
    Happy trading and always dicipline..

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • WIKA Rp1.01t vs Rp625m audited
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • WIKA Rp940m vs Rp625m*
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m

    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    Tanda Merah = Turun, Tanda Biru = Naik excellent.
    * Unaudited

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Saham Bakarie satu per satu dibantai :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5340.990, turun -18.298 points (-034%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 5.7 Trilyuns dimana asing net sell sebesar 145 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini tanggal 22 February 2017 :

    1. Saya tidak tau ada alasan apa yang menyebabkan Bandar membatai semua saham Bakrie, yang jelas sebagai trader harus smart begitu saham mendekati harga 50, siap-siap kemungkinan saham tsb akan menjadi mati (tidak bisa diperjual-belikan), diantaranya UNSP, ENRG, ELTY, DEWA,BMRS.
    2. Sedangkan saham BUMI masih jauh dari harga 50, dan saya tidak yakin kalau BUMI akan dibawa ke harga 50, so kita nantikan saya dimana titik terendah BUMI, dan nanti ketika mantul tentu saja akan mendapat profit yang cukup lumayan, karena biasa kalau saham Bakrie gitu loh..
    3. Kemarin market sepi dan cenderung terjadi profit taking, so sebaiknya wait and see dulu, karena IHSG belum mampu menembus level 5400, maka akan turun dulu, semoga tidak lebih rendah dari level 5300.
    4. Banyaknya aksi demo menyebabkan para Investor asing cenderung wait and see, tetap fokus kepada saham-saham yang memberikan laporan rugi/laba full year 2016 yang excellent, karena Fundamental yang bagus tetap harga akan cepat rebound kembali, dan turun adakan kesempatan beli.

    Happy trading and alway dicipline..

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • WIKA Rp940m vs Rp625m*
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m

    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    Tanda Merah = Turun, Tanda Biru = Naik excellent.
    * Unaudited

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Laporan Laba Rugi Full Year 2016 mulai banyak bermunculan :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5359.288, naik +8.356 points (+0.16%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 4.1 Trilyuns, dimana asing net buy sebesar 7 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Rekap Laba (-Rugi) Bersih Emiten FY16 vs FY15

    • SMGR Rp4.52t vs Rp4.52t
    • PTPP Rp1.02t  vs Rp740m
    • BNGA Rp2.08t vs Rp428m
    • PNBN Rp2.41t vs Rp1.41t
    • PNBS Rp19.5m vs Rp53.6m
    • MIDI Rp196m vs Rp140m
    • AMRT Rp601m vs Rp451m
    • ADHI Rp313m vs Rp464m
    • BNLI -Rp6.48t vs Rp247m
    • BNII Rp1.95t vs Rp1.14t
    • UNVR Rp6.4t vs Rp5.8t
    • WSKT Rp1.71t vs Rp1.05t
    • WSBP Rp635m vs Rp334m
    • WTON Rp272m vs Rp174m

    • BMRI Rp13.8t vs Rp20.3t
    • ELSA Rp311m vs Rp375m
    • BBTN Rp2.62t vs Rp1.85t
    • AGRO Rp103m vs Rp80.5m
    • JSMR Rp1.77t vs Rp1.45t
    • PPRO Rp365m vs Rp300m
    • BBRI Rp26.19t vs Rp25.39t
    • WIKA Rp940m vs Rp625m*
    • EXCL Rp375m vs -Rp25.3m

    • BJTM Rp1.03t vs Rp884m
    • BBNI Rp11.34t vs Rp9.07t
    Tanda Merah = Turun, Tanda Biru = Naik excellent.
    * Unaudited

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Bandar menekan harga saham-saham Bakrie group :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5350.932, turun -27.066 points (-0.50%), dengan total value transaksi pada market reguler sebesar 5.8 trilyuns dimana asing net sell sebesar 553 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini, Senin tanggal  20 February 2017 :
    1. Beginilah cara kerja bandar yang sadis, kemarin saham Bakrie diangkat tinggi-tinggi, sehingga menjelas hari Imlek semua mendapat angpau, namun kini setelah Capgome, semua yang belum dijual akan menangis darah, karena menderita kerugian yang besar.
    2. Saham tipe yang begini sangat cocok buat scaper, yaitu bermain cepat dan pasang stop loss yang kuat.
    3. Logikanya kalau saham bagus ngapain dia reverse stock, berarti harga saham dia sebenernya dibawah Rp. 50, sehingga butuh reverse stock agar sahamnya bisa diperjual belikan kembali.
    4. So seperti yang saya tulis kemarin, hindari saham ENRG dan UNSP, beralih ke saham lainnya, karena jika di saham ENRG rugi Rp. 10,- dapat dengan mudah terganti oleh saham ELTY yang mudah naik sebesar Rp. 10,- Namun jangan harap kalau NRG dan UNSP bisa naik normal kembali seperti kemarin2.
    5. Saat ini saham BUMI mencari titik support baru, dan Low kemarin pada level 346, sehingga jika tidak turun dari 346, berharap ada potensi untuk sebound kembali.
    6. Demikian juga saham DEWA kemarin terendah level 62, jika tidak turun dibawah 62, maka merupakan titik support dan berpotensi rebound kembali.
    7. ELTY kemarin terendah pada level 64, jika tidak turun dari 64, maka berpeluang rebound kembali.
    8. Diantara ke3 saham tsb yang paling bagus adalah ELTY karena Close>Open membuktikan dia lebih kuat dari saham Bakrie yang lain.

    Happy trading dan always diicipine..

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Saham Bakrie group turun drastis dikarenakan ENRG dan UNSP akan Reverse Stock :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5377.998, turun -2.672 points atau turun -0.05%, dengan total value transaksi pada market reguler sebesar 7.7 Trilyuns dimana asing net sell 277 Milyards Rupiah.

    U.S. equities closed mostly lower Thursday, taking a breather from a record-setting run, while energy dropped 1 percent

    Dow……..20620     +7.9       +0.04%
    Nasdaq…5815       -4.5        -0.08%
    S&P 500..2347       -2.03      -0.09%

    FTSE……..7278       -24.5      -0.34%
    DAX…….11757       -36.7      -0.31%
    CAC………4900       -25.4       -0.52%

    Nikkei…19348        -90.5       -0.47% 
    HSI……..24108       +112.8   +0.47%
    Shanghai.3230      +16.6      +0.52%
    ST Times.3097      +8.2        +0.27%

    Indo10Yr.7.7716     -0.0003  -0.0004%
    INDOBex213.6966+0.0615 +0.03%
    US10Yr…..2.45        -0.05       -2.08%

    VIX………..11.71      -0.26       -2.17%

    USDIndx ..100.480      -0.59      -0.58%
    Como Indx192.7632   -0.4941 -0.26%
    (Core Commodity CRB
    DJUSCL….42.08         -0.10       -0.24%

    (Dow Jones US Coal Index)
    IndoCDS…136.515   -0.575      -0.42%         (5-yr INOCD5)

    IDR………..13322     +5          +0.04%
    Jisdor…….13329     -1           -0.008%
    IDR Fut…..13329     +6          +0.05%*

    Euro………1.0673  +0.0075  +0.71%

    TLKM……..28.91   -0.07    -0.24%
    (Rp 3853)
    EIDO………24.80    -0.20    -0.80%
    EEM………38.55    -0.14     -0.36%

    Oil………….53.44     +0.46   +0.87%    
    Gold ……..1240.30 +5.60   +0.45%
    Timah…..19645.0   -190.0  -0.96%*
    Nickel……11047.5  +140.0+1.28%*

    Coal price…80.00    unch   +0%        
    (Feb/Newcastle)
    Coal price….79.50   -0.15   -0.19%
    (Mar/Newcastle)
    Coal price….81.75  +0.25  +0.31%   
    (Feb/Rotterdam)
    Coal price….77.25  +0.70  +0.91%
    (Mar/ Rotterdam)

    CPO…………2926      -42      -1.41%
    (Source: bursamalaysia.com)             
    Corn………..381.00   -5.00   -1.30%
    SoybeanOil 33.81    -0.41   -1.20%
    Wheat……..461.25   -7.00   -1.49%
    *  source : Investing
    (DE/ls 17-02-17)

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini, Jumat tanggal 17 February 2017 :
    1. Gara-gara saham ENRG dan UNSP mau Reverse Stock, maka hampir seluruh saham bakrie hancur lebur, termasuk saham BUMI.
    2. Kalau masih mau main saham Bakrie group, semenetara hindari dulu saham ENRG dan UNSP, karena khawatirnya dibawa AR kiri ke level 50, sehingga tidak bisa keluar lagi.
    3. Sebaliknya saham PPRO stock plit sebagai kebalikan dari Reverse Stock malah menjadi naik.
    4. Saham Bhakti group masih melanjutkan koreksinya dikarenakan namanya termasuk disebutkan oleh Antasari.
    5. Saham yang lain berlum kemana-mana masih dalam tahap koreksi normal, namun asing mulai jualan kembali (NET SELL)., so sebaiknya kurangi dulu muatannya.

    Happy trading and always dicipline..

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    Pilkada sudah dilewati, semoga memberikan dampak positf buat IHSG :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5380.670, turun -28.886 atau turun -0.53%, dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 6.5 Trilyuns dimana sing NET SELL sebesar 173 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    Saham-saham yang asing NET SELL :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini, Kamis tanggal 16 February 2017 :

    1. Pilkada sudah dilewati, semoga memberikan dampak positf buat IHSG.
    2. Saham Bakrie mulai berguguran, sebaiknya mulai hati-hati.
    3. IHSG sudah 2x mencapai level 5400 selanjutnya terkoreksi kembali. semoga tidak turun dari level 5331 (MA20)
    4. Saham Harry tanu group terkoreksi karena namanya disebut-sebut oleh Antasari, buy on weakness.

    Happy trading and always dicipline…

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    IHSG kembali berada diatas level 5400 :

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5409.556, naik +37.887 points (+0.71%), dengan total value transaksi pada Market reguler sebesar 6.7 Trilyuns, dimana asing NET BUY sebesar 732 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tips trading buat hari ini, Selasa tanggal 14 February 2017 :

    1. IHSG kembali berada diatas level 5400, selama awal bulan Feb 2017 Asing membukukan NET BUY hampir terus menerus, hal ini disebabkan pertumbuhan DGP Indonesia yang kembali berada diatas level 5%.
    2. Adapun saham-saham yang banyak diborong asing adalah saham-saham Bank besar seperti BBRI, BMRI, BBNI dan BBCA.
    3. IHSG saat ini sedang menuju level 5482 kemali, namun waspadai aksi profit taking, karena kondisi IHSG yang dalam posisi jenuh beli.
    4. Beberapa waktu kemarin, saham saham Bakri ramai diperdagangkan, ketika saham-saham blue chips sepi, namun saat ini saham bule chips ramai kembali diperdagangkan, maka saham-saham bakrie menjadi sepi kembali dan mulai turun.
    5. Saham BUMI kembali menguji level 400 dan disitu ada support, bagi yang memilikinya semoga tidak turun dari level 400.
    6. Saat ini begitu banyak saham-saham yang naik secara luar biasa hingga Auto Reject Kanan, dan besoknya masih naik lagi kemudian koreksi, seperti halnya saham BIPI, dan besoknya harus hati-hati, karena peluang AR kanannya hanya 1x saja dan besoknya koreksi.
    7. Kemarin saham yang kembali AR kanan adalah saham MCOR, so yang kemarin bermain dengan saham MCOR harus diperhatikan, karena bisa saja hari ini hanya naik sebentar dan kemudian terjadi koreksi.
    8. Saham AGRO, seperti yang saya tulis bahwa targetnya masih jauh ketika menyentuh harga diatas 500, dan tak terada saat ini harganya kemarin menyentuh level 915, konon menurut rumor target harganya akan mencapai 1000-1500, secara tehnical saya pernah posting tembus 615, taarget berikutnya 900, berarti sudah mencapai target, sehingga selanjutnya akan membuat konsolidasi lelbih dahulu.
    9. Kemarin trio saham poultry bergerak berbarengan dengan dipimpin oleh saham JPFA, selanjutnya CPIN, dan terakhir adalah saham MAIN. Saham MAIN tertinggal jauh oleh JPFA dan CPIN, so jika MAIN bertahan diatas level 1300 up, targetnya juga masih jauh, berpeluang menuju level 1500-1800.
    10. Saham kontruksi masih belum banyak bergerak, namun yang menarik adalah saham ADHI dan WIKA.
    11. Saham BBNI masih terus diborong asing, BBNI berpeluang menuju level 6900-7000.
    12. Saham BBTN mencoba untuk menembus lelvel 2000 setelah kemarin mampu break level 1930.
    13. Saham BEKS berpeluang ditarik kembali seperti saham MCOR atau AGRO, kemungkinannya bandar akan memainkannya setelah selesai menggoreng saham AGRo dan MCOR.
    14. Dari sisi sektor AGRI, hanya saham BWPT yang naik tiada henti, hal ini dikarenakan karena ada corporate action yaitu sahamnya akan dibeli oleh perusahaan lain, sedangkan saham selanjutnya adalah GZCO, TBLA, sedangkan saham LSIP dan AALI masih tidur, saham UNSP mulai melorot kembali.
    15. Hati-hati dengan saham Bakri, yang masih bertahan adalah saham ELTY yang lainnya sudah mulai koreksi, saham yang naik tinggi bisa turunnya besar juga, sehingga merugikan investor/trader yang membeli ketika harga diatas.
    16. Januari Effek kemarin tidak ada, tetapi memasuki bulan Febuari 2017 sangat terasa sekali  seperti adanya February efek pengganti Januari efek, hal ini disebabkan keluarnya laporan full year 2016 yang rata-rata membukukan hasil kenierja emiten yang bagus, disamping kebijakan Donal trump yang mulai tidak ekstrim.

    Happy trading and always dicipline…

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    13-2-17

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5371.669, turun -0.408 ponits (-0.01%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 6.5 Triyuns, dimana asing NET BUY 128 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

    10-02-2017

    Salam Winner,

    IHSG ditutup pada level 5372.077, naik +10.989 points (+0.20%), dengan total value transaksi pada Market Reguler sebesar 7.4 Trilyuns dimana asing NET BUY sebesar 887 Milyards Rupiah.

    Berikut Market detailnya  :

    Sektor-sektor yang naik/turun :

    Saham-saham Kompas-100 yang naik dan turun :

    Saham-saham yang asing net BUY :

    50 Saham top value :

    Berikut tabel entry, stop dan target harga :
    Keterangan :
    Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
    Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
    Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
    Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
    Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
    VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
    Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
    W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
    G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
    Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
    Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
    Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
    Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

    Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
    Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.
    Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.
    Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :